Jangan Lupa Cek Rutin V-Belt Motor Matik, Biar Tak Menyesal

LIMAPAGI - Berbeda dengan jenis motor bebek atau sportbike yang memakai rantai, skuter matik memakai van belt (V-Belt). Fungsi sabuk karet itu sama, yakni menyalurkan tenaga dari mesin ke roda.

Sistem ini membuat pengoperasian skutik lebih mudah, karena tak perlu mengoper tuas transmisi. Tak heran, jenis motor jenis ini banyak diminati oleh masyarakat.

Baca Juga: Cara Parkir Mobil BMW Ini Bikin Petugas Damkar Emosi

Meski lebih mudah dan nyaman dikendarai, pemilik juga perlu mengetahui perawatan dari V-Belt. Sebab, komponen ini memiliki peran penting karena menjadi menghubungkan kinerja mesin dengan putaran roda.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor, Endro Sutarno mengatakan, kinerja mesin yang optimal tidak akan terasa bagi pengendara apabila v-belt berada dalam kondisi yang tidak prima.

“V-belt merupakan komponen yang tidak dapat dilihat langsung kondisinya oleh pengendara karena berada di dalam CVT, namun perannya sangat penting dalam menunjang performa skutik kesayangan konsumen Honda," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 31 Juli 2021.

Pria yang akrab disapa Endro itu pun membagi tiga tips otomotif, terkait perawatan komponen V-Belt pada skuter matik. Berikut daftarnya:

1. Rutin cek V-belt

Untuk skutik Honda, v-belt harus dicek berkala pada penggunaan 8.000 Kilometer. Secara teori, umur pakai komponen ini bisa mencapai jarak tempuh 24.000 Km.

Jika sudah menempuh jarak tempuh yang dianjurkan pabrikan, pemilik motor matik sebaiknya melakukan penggantian komponen tersebut. Perlu diingat, V-Belt sangat dipengaruhi gaya berkendara dari setiap pengendara

2. Hati-hati saat hendak memakai aksesorie nalap

Meskipun aksesoris balap dapat membuat tampilan dan performa skutik berubah, namun komponen yang tidak standar dapat beresiko merusak lainnya. Untuk keamanan dan kenyamanan dalam berkendara, maka sebaiknya lebih hati-hati dalam memilih aksesoris untuk sepeda motor anda.

3. Kendarai skutik secara normal

Saat posisi skutik sedang langsam atau idle, sebaiknya pengendara tidak memainkan tuas gas. Ingat, sepeda motor yang anda gunakan bertransmisi matik, sehingga ketika anda memainkan tuas gas maka v-belt akan mengencang dan menggerakan roda belakang.

"Pengecekan secara berkala di AHASS sesuai dengan buku panduan servis sangat kami sarankan agar kondisi v-belt tetap prima dan ditangani oleh teknisi yang tepat,” ujar Endro.

Pius Mali
Pius Mali

Editor who focuses on Automotive, is more about cars and motorcycle

Currently working at Limapagi.id with a automotive desk focus, covering product review, maintanance, industrial, and also unique information about vehicle.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.