Sepekan Berantas Pinjol Ilegal, Bareskrim Polri Tangkap 45 Tersangka

LIMAPAGI - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah gencar mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan sebanyak 45 orang terkait kasus pinjol ilegal telah diamankan dalam periode 12-19 Oktober 2021.

"Dalam sepekan terakhir, Dirtipideksus Bareskrim bersama Kepolisian Daerah (Polda) jajaran telah menangkap 45 tersangka," ujar Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Polda Metro Grebek Lagi Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading

45 tersangka kasus dugaan pinjol ilegal itu diamankan berdasarkan lima laporan polisi di tempat kejadian perkara yang berbeda-beda.

Lima daerah tersebut, di antaranya Deli Serdang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

"Kami juga menyita barang bukti ponsel berbagai merek, laptop, cpu komputer, modem, USB dan SIM Card yang sudah teregistrasi," katanya.

Selain penegakan hukum, Ramadhan menegaskan pihaknya akan terus melakukan upaya preventif dengan memberikan edukasi, sosialisasi, dan literasi digital kepada masyarakat.

Tujuannya, agar tidak ada lagi warga yang terjerat modus pinjol ilegal.

"Kami sampaikan ke masyarakat berulang-ulang, ketika ada tawaran pinjaman online ilegal agar mengabaikannya. Masyarakat juga bisa mendapatkan informasi pinjaman online yang resmi melalui situs OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," ucapnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post