Ditunjuk Sebagai Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni Siap Transparan

LIMAPAGI- Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo dan Sekertaris Jendral IMI Ahmad Sahroni ditunjuk untuk mempimpin pelaksaan balapan Formula E atau Jakarta E-Prix. Keduanya ditunjuk langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anies mengatakan, Sahroni ditunjuk sebagai ketua pelaksana. Sedangkan Bambang Soesatyo sebagai ketua panitia pengarah.

"Jadi kegiatan Formula E nanti diselenggarakan sebagai sebuah kolaborasi. Akan ada steering committe yang dipimpin oleh Pak Bambang Soesatyo, lalu organizing Committe oleh Pak Sahroni dan operasional pelaksaan akan dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro)," kata Anies dilansir dari Antara.

Rencananya Formula E akan digelar pada 4 Juni 2022. Sejauh ini, menurut Anies persiapan sudah cukup baik.

Baca juga: Ada 5 Calon Lokasi, Keputusan Venue Formula E di Tangan Jokowi

Sahroni mengatakan, ia merasa terhormat setelah ditunjuk sebagai ketua pelaksana Formula E. Sahroni menambahkan, pelaksaan Jakarta E-Prix tersebut bukan hanya sebagai tontonan, namun demi kebanggaan dan masa depan Indonesia.

"Saya merasa terhormat. Semoga passion dan pengalaman saya di dunia otomotif selama ini bisa membantu mengangkat nama Indonesia ini melalui even penting ini," kata Sahroni.

Menurut Sahroni, Formula E adalah kampanye yang digelar untuk menunjukkan pada dunia internasional bahwa Indonesia dengan Ibu Kotanya DKI Jakarta telah siap sejajar dengan kota-kota besar di negara lain. Sahroni juga menilai, Formula E bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia.

"Formula E adalah sebuah kampanye, bukan kampanye politik orang atau partai tertentu. Namun kampanye Indonesia di mata dunia, bahwa DKI Jakarta siap menyambut era modern yang rama lingkungan dan setara dengan kota-kota besar di negara maju lainnya seperti, New York, London dan Berlin," tambah pria yang juga menjabat sebagai Wakil Komisi III DPR RI.

Sahroni juga memastikan, pelaksaan Formula E akan dilaksanakan secara transparan karena dirinya akan meminta KPK untuk ikut mengawasi dari awal hingga akhir proses pelaksaan. Sharoni juga mempersilahkan masyarakat memberikan kritik yang membangun agar pelaksaan Formula E berjalan sukses, sehingga menjadi kebanggan bangsa Indonesia.

"Masyarakat juga silahkan awasi dan bantu mendukung dengan kritikan membangun, Insyaallah semua lancar. Sekali lagi ini bukan proyek Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Pusat, IMI atau siapapun, ini proyek kita bersama," jelasnya. 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post