Biografi Singkat Mohammad Yamin, Seorang Budayawan Terkenal di Indonesia

LIMAPAGI - Biografi singkat Mohammad Yamin, seorang budayawan asal Indonesia ini adalah Pahlawan Nasional dengan banyak prestasi yang menakjubkan.

Selain menjadi seorang budayawan, beliau juga merupakan sastrawan, politikus serta ahli dalam bidang hukum. Mohammad Yamin lahir pada 24 Agustus 1903 di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat.

Mohammad Yamin juga merupakan salah satu tokoh penting sekaligus pelopor dalam berdirinya Sumpah Pemuda. Berikut ini tim Limapagi akan membagikan beberapa informasi tentang Mohammad Yamin sang Pahlawan Nasional.

Biografi Singkat Mohammad Yamin

(instagram@zulhendribasriii)

Mohammad Yamin memiliki seorang ayah bernama Usman Baginda Khatib dan ibunya bernama Siti Saadah. Beliau merupakan orang yang gigih dalam menuntut ilmu, bahkan pendidikannya bisa dibilang lengkap.

Pada sekitar tahun 1920, Mohammad Yamin memulai karirnya di bidang sastra dengan menjadi seorang penulis. Sebuah karya pertama yang ditulis beliau menggunakan bahasa melayu dalam jurnal Jong Sumatera. Dalam bidang tersebut, beliau sudah menghasilkan banyak sekali karya dalam bentuk drama, esei, novel sejarah dan puisi.

Beliau memulai karier politiknya ketika ia masih menjadi mahasiswa di Jakarta yaitu dengan bergabung dengan organisasi Jong Sumatera Bond dan menyusun ikrar Sumpah Pemuda yang waktu itu dibacakan di Kongres Pemuda II.

Pada tahun 1937, Mohammad Yamin menikahi seorang wanita bernama Siti Sundari yang merupakan seorang putri bangsawan dari Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. Dari pernikahannya tersebut, mereka berdua dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Dang Rahadian Sinayangsih Yamin.

Biodata Mohammad Yamin

NamaMohammad Yamin
Panggilan-
Tempat dan Tanggal LahirSawahlunto, Sumatera Barat 24 Agustus 1903
WafatJakarta, 17 Oktober 1962
AgamaIslam
Orang TuaAyah: Usman Baginda Khatib

Ibu: Siti Saadah
PasanganSiti Sundari
AnakDang Rahadian Sinayangsih Yamin
GelarPahlawan Nasional

Masa Kecil dan Pendidikan Mohammad Yamin

Ketika masih kecil, Mohammad Yamin memulai pendidikannya di Holladsch-Inlandsche Shool (HIS), Palembang. Setelah menyelesaikan pendidikannya di HIS, Mohammad Yamin melanjutkan pendidikannya di Algemeene Middelbare School (AMS) Yogyakarta.

Ketika di AMS, beliau mulai belajar tentang sejarah purba kala dan berbagai bahasa asing seperti, bahasa Yunani, bahasa latin dan bahasa Kaei.

Setelah lulus dari AMS, Mohammad Yamin ingin melanjutkan pendidikannya di Leiden, Belanda. Namun niatnya tersebut ditunda karena sang ayah meninggal dunia pada saat itu.

Akhirnya setelah kejadian tersebut, Mohammad Yamin melanjutkan pendidikannya di Rechtshoogeschool te Batavia. Sekolah tersebut merupakan Sekolah Tinggi Hukum yang berada di Jakarta yang sekarang berganti menjadi Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Pada tahun 1932, beliau mendapatkan gelar Meester in de Rechten atau Sarjana Hukum-nya.

Karier Politik Mohammad Yamin

Pada tahun 1932 setelah mendapatkan gelar sarjana hukumnya, Mohammad Yamin bekerja dalam bidang hukum di Jakarta hingga tahun 1942. Pada saat itu juga beliau tercatat sebagai anggota Partindo.

Pada masa penjajahan Jepang tahun 1942, Mohammad Yamin bertugas di PUTERA atau Pusat Tenaga Rakyat. Pada saat Soekarno menjadi Presiden Indonesia, Mohammad Yamin menduduki beberapa jabatan penting dalam masa pemerintahan pada saat itu.

Diantaranya sejak tahun 1950, Mohammad Yamin menjadi anggota DPR, Menteri Kehakiman, Menteri Pengajaran, Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Sosial dan Budaya, Ketua Dewan Perancang Nasional, Ketua Dewan Pengawas IKBN Antara dan Menteri Penerangan.

Penghargaan yang diberikan kepada Mohammad Yamin

(konstituante)

Sebagai Pahlawan Nasional, Mohammad Yamin juga mendapatkan penghargaan yang sangat menakjubkan, berikut ini beberapa penghargaan yang diberikan kepada Mohammad Yamin:

  • Pada tahun 1973 sesuai dengan SK Presiden RI No. 088/TK/1973, Mohammad Yamin mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.
  • Bintang Mahaputra RI.
  • Tanda penghargaan dari Corps Polisi Militer sebagai pencipta lambang Gajah Mada dan Panca Darma Corps.
  • Tanda penghargaan Panglima Kostrad atas jasanya menciptakan Petaka Komando Strategi Angkatan Darat.

Akhir Hayat Mohammad Yamin

(tripadvisor)

Mohammad Yamin tutup usia pada 17 Oktober 1962 di Jakarta. Beliau dimakamkan di kampung halamannya tepatnya di Desa Talawi, Kabupaten Sawahlunto, Sumatera Barat. Mohammad Yamin wafat ketika ia masih menjabat sebagai Menteri Penerangan pada saat itu.

Itulah biografi singkat Mohammad Yamin sebagai seorang Pahlawan Nasional yang jasa-jasanya tidak pernah akan terlupakan sampai kapanpun. Tekad yang kuat dalam menimba ilmu hingga mencapai kesuksesannya bisa menjadi motivasi untuk generasi saat ini dan seterusnya.

Arif Prasetyo
Arif Prasetyo

A seo writer who writes about "Evergreen" content.

Who is starting a career at the Limapagi company.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.