Wakil Ketua DPR: Pasar Burung Punya Potensi Wisata, Kembangkan Spesies Langka

LIMAPAGI - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin mengatakan pasar burung menyimpan potensi luar biasa sebagai tujuan wisata di samping lokasi pengembangbiakan berbagai macam burung, termasuk jenis langka seperti Jalak Bali.

Gus Muhaimin yang menyambangi Pasar Burung Pramuka Jakarta, Rabu, 12 Januri 2022, menilai perhatian pemerintah terhadap pasar burung dan komunitas-komunitas pecinta burung masih belum optimal. Padahal mereka punya peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ternyata kita agak kelupaan bahwa pasar burung ini adalah tujuan wisata yang sangat penting dan berkontribusi secara ekonomi yang dampak ekonominya sangat besar. Di sisi lain pasar burung ini juga menjadi tempat pengembangbiakan burung-burung langka,” ujar Gus Muhaimin dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Januari 2022.

Baca Juga: Menko PMK Pertimbangkan Standarisasi Infrastruktur di Papua Sesuai Iklim

Untuk itu, Gus Muhaimin mendorong pemerintah untuk memberi backup dan dukungan penuh agar pasar burung menjadi pusat wisata yang menarik sekaligus mendorong tumbuh-kembangnya spesies burung-burung yang langka.

Menurut Ketua Umum PKB itu, banyak masyarakat yang menggantungkan ekonominya dalam rantai kegiatan komunitas burung berkicau seperti penangkar burung, penangkar jangkrik, pengrajin sangkar juga penjual obat-obatan.

“Sejauh ini belum ada perhatian serius dari pemerintah, hanya pada satu aspek saja, yaitu perlindungan hewan-hewan langka. Yang perlu diingat bahwa kita bisa mengembangbiakkan (burung-burung langka) dengan baik,” ungkapnya..

Baca Juga: Prabowo Dikunjungi Hendropriyono dan Agum Gumelar, Ada Apa?

Secara khusus Gus Muhaimin mendorong pemerintah untuk menindaklanjuti dua hal, pertama, renovasi yang layak agar pasar burung punya kemampuan untuk menampung seluruh pedagang pasar sekaligus buat wisata.

Kedua, lanjut dia, perbaikan peraturan-peraturan pemerintah yang memberi keleluasaan bagi para pecinta burung sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi para penggemarnya yang sangat banyak di Indonesia.

“PP 20 tahun 2018 mestinya dibikin serigid mungkin. DPR RI bukan hanya akan menjembatani, tapi akan memanggil pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup. Pemerintah merenovasi ini sangat mudah, anggaran pasti ada baik Pemda maupun APBN. Kementerian Perdagangan saya harap untuk memperhatikan jumlah kebutuhan transaksi supaya lebih optimal lagi,” tandasnya.

KABAR LAINNYA