Kominfo Tindak Lanjut Dugaan Kebocoran Data Pasien Covid-19

LIMAPAGI - Jutaan data pasien Covid-19 diduga bocor. Hal ini diungkap melalui akun Raid Forums dengan ID "Astarte".

Akun tersebut menjual 720 GB data dan dokumen kesehatan pasien yang sebagian besar merupakan pasien Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga: Kominfo Mulai Investigasi Kasus Kebocoran Data Polri

Dokumen yang diduga milik pasien Covid-19 Kemenkes itu dinamakan ‘Indonesia - Medical Patient Information 720 GB documents and 6M database’.

Secara total, keseluruhan sampel medis yang disimpan disebut mencapai 3.26 GB.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, mengatakan saat ini Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, sudah melakukan beberapa tindakan untuk menangani kasus tersebut.

“Merespons pemberitaan yang beredar terkait dugaan kebocoran data pasien yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan, Menteri Kominfo, Johnny G. Plate telah memerintahkan jajaran terkait untuk berkomunikasi secara intensif dengan Kementerian Kesehatan.”

“Selain itu, Kominfo juga memulai proses penelusuran lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Dedy Permadi, dalam keterangan resminya, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga: Dugaan Kebocoran Data Pasien Covid-19 Milik Kemenkes, Dokumen Capai 720 GB

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga sedang melakukan langkah-langkah internal merespons dugaan kebocoran yang terjadi termasuk melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kementerian Kominfo telah meminta seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) baik publik maupun privat yang mengelola data pribadi untuk secara serius memerhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh PSE terkait baik dari aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia,” pungkas Dedy.

KABAR LAINNYA