Kasus Covid-19 Varian Omicron Melonjak, Pemprov DKI Berlakukan Micro Lockdown

LIMAPAGI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan penguncian wilayah berskala mikro atau micro lockdown di sejumlah lokasi di ibu kota. Kebijakan itu menyusul terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 varian Omicron.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, wilayah yang diterapkan micro lockdown akan dikelola pimpinan setempat. Peran masyarakat juga dibutuhkan.

Namun demikian, Dwi belum memberikan detail berapa lokasi di DKI yang sudah menerapkan pembatasan skala mikro tersebut. Lokasi dengan kasus positif Covid-19 banyak dan bersamaan akan menerapkan micro lockdown.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 36 orang warga di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, positif terpapar Covid-19. Dari jumlah tersebut, diketahui satu orang berinisial R, terpapar varian Omicron.

Baca Juga: Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Kemenkes Ingatkan Jangan Seperti India

Menurut Dwi Oktavia, R diperkirakan terpapar dari transmisi lokal karena tidak ada riwayat melakukan perjalanan luar negeri.

"Transmisi lokal, tapi bisa jadi R ini tertular dari orang lain yang tidak diketahui, karena mungkin gejalanya ringangt; Jadi tidak disadari sumber penularannya," katanya di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 10 Januari 2022.

Dwi juga menerangkan dari 36 orang itu ada warga yang sedang hamil. Saat ini 36 orang tersebut sudah menjalani isolasi dan mayoritas berada di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

Dwi menambahkan, pada awal Desember 2021, R bersama tetangga di sekitar lingkungan rumah di salah satu RT di Krukut itu bepergian ke luar Jakarta. Namun, R, baru mengalami sakit pada minggu terakhir Desember 2021.

"Bisa jadi dia (R) sebenarnya ketularan dari orang lain yang ada di lingkungannya yang tidak terdeteksi. Karena, kalau Omicron itu gejala mayoritasnya ringan, tidak menyadari. Itu susahnya Omicron, tidak ngeh bahwa dia Covid," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta mencatat hingga 9 Januari 2022, total kasus positif aktif C19 yang dirawat dan diisolasi mencapai 1.885 orang terdiri dari 1.415 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) atau 75,1 persen dan sisanya 470 orang non PPLN.

Dari jumlah kasus positif aktif itu, sebanyak 407 di antaranya kasus positif varian Omicron dengan rincian PPLN sebanyak 350 orang atau 86 persen dan 57 orang lainnya transmisi lokal.

KABAR LAINNYA