Scarlett Johansson Gugat Disney karena 'Black Widow'

LIMAPAGI - Scarlett Johansson menggugat Disney gara-gara keputusan Disney merilis film 'Black Widow' di bioskop dan Disney+ secara bersamaan. Menurutnya, Disney telah melanggar kontrak kerja yang telah mereka sepakati.

Scarlett mengajukan gugatannya itu ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, Kamis, 30 Juli 2021. Dilansir dari Variety, Pengacara Johansson, John Berlinski mengatakan pihaknya mengalami kerugian karena hanya dijanjikan bonus jika mencapai target tertentu atas raihan di bioskop.

Baca Juga: Film 'Blood Red Sky' Aksi Teror Vampir dalam Pesawat Siap Bikin Ketar-ketir

Namun ternyata pihak Disney menayangkan 'Black Widow' ke layanan streaming. Sang pengacara menyebut Scarlett Johansson mendapatkan bayaran sebesar USD20 juta dari 'Black Widow'. Ia sangat kecewa karena tidak mendapatkan kompensasi dari penayangan di Disney+.

"Disney secara substansial ingin mendevaluasi perjanjian dengan Johansson dan dengan demikian memperkaya dirinya sendiri," tulis gugatan Scarlett Johansson.

'Black Widow' yang tayang pada 9 Juli 2021 di bioskop dan Disney+ telah mendapatkan pendapatan USD158 juta atau Rp2,2 triliun dari seluruh dunia. 'Black Widow' disebut menjadi film yang tak laku dari film Marvel lainnya.

Seperti dikutip dari Deadline, di minggu kedua penayangannya 'Black Widow' mengalami penurunan hingga 68 persen. Tentu saja ini merupakan rekor tersendiri dalam Marvel Cinematic Universe.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.