StarLab Oasis, Rumah Kaca untuk Produksi Makanan di Gurun dan Luar Angkasa

LIMAPAGI – Nanoracks, sebuah perusahaan penyedia perangkat keras luar angkasa membangun rumah kaca bernama StarLab Oasis. Rumah kaca itu dibuat untuk produksi pangan di gurun dan luar angkasa pada 2022.

Rumah kaca surya berteknologi tinggi ini terinspirasi oleh teknologi yang dikembangkan untuk misi ke Bulan dan Mars. Latar belakang dibangunnya proyek ini ialah karena badan antariksa global sedang mencari teknologi yang dapat menumbuhkan makanan secara berkelanjutan di tempat yang jauh lebih tidak ramah daripada Bumi.

Baca Juga: NASA Pastikan Teleskop Ruang Angkasa James Webb Siap Meluncur

Dengan demikian, teknologi terbaru diharapkan bisa membuat manusia bisa bertahan hidup saat menjalani misi ke Bulan, Mars, atau benda langit lainnya dengan suhu beku, tanpa atmosfer, dan sedikit air.

Para ilmuwan Nanoracks juga akan mengirim benih ke luar angkasa untuk menginduksi mutasi dengan harapan dapat menciptakan varietas tanaman pertanian utama yang lebih tangguh, dan produktif.

Teknik ini, juga dikenal sebagai mutagenesis luar angkasa, telah berhasil digunakan di China selama lebih dari tiga dekade.

China saat ini merupakan satu-satunya negara di dunia dengan program luar angkasa yang memberikan manfaat bagi penduduknya.

China berhasil mengirim benih ke luar angkasa sejak 1980-an. Kemudian pada 2006, mereka meluncurkan satelit Shijian-8 yang mengorbit dan mengembalikan 215 kilogram benih sayuran, buah, dan biji-bijian ke Bumi.

StarLab Oasis ingin memanfaatkan dan mengomersialisasi perkembangan tersebut untuk membantu mengubah negara-negara yang saat ini tidak dapat memproduksi pangan secara mandiri.

"Sejumlah besar produksi pangan dunia yang berkelanjutan dan efisien secara ekonomi suatu hari nanti akan datang dari gurun, lingkungan yang keras, dan di luar Bumi," tutur Allen Herbert, Manajer Umum perusahaan, dilansir Space.com.

"Saya percaya berkat teknologi yang kami kembangkan, kami akan dapat menumbuhkan tanaman lebih efisien di gurun dan di luar angkasa karena energi yang tersedia,” tambahnya.

Nanoracks berharap rumah kacanya akan membantu mengubah pertanian di banyak wilayah yang saat ini bergantung pada impor pangan.

Urgensi ini, tambah Herbert, meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah, serta Afrika dan Asia Selatan. StarLab Oasis didukung langsung oleh Kantor Investasi Abu Dhabi (ADIO).

Baca Juga: Gunakan Radar Planet, Astronom Berburu Asteroid

Nantinya rumah kaca bergaya ruang angkasa ini akan dibuka untuk pertama kali di Abu Dhabi pada 2022.

Sebelumnya Nanoracks telah menerbangkan benih tanaman ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, termasuk benih pohon palem yang dipilih oleh Badan Antariksa UEA pada 2019, dan saat ini sedang diteliti lebih lanjut di Universitas UEA.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.