197 Penyintas Covid-19 di Bandung Masih Tunggu Pendonor Konvalesen

LIMAPAGI- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mencatat, sebanyak 197 penyintas Covid-19 belum mendapatkan donor darah plasma konvalesen. Selain itu, ada 261 penyintas Covid-19 baru terpenuhi satu labu.

"Satu pasien tersebut membutuhkan dua labu darah plasma konvalesen," jelas Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, Uke Muktimanah dalam jumpa pers virtual, Selasa 29 Juni 2021.

Ia juga mengatakan tidak bisa melayani semua permintaan &darah plasma konvalesen. Alasannya, jumah pendonor yang sangat sedikit

"Dalam sehari jumlah pendonor Covid-19, tidak dapat memenuhi permintaan," tambahnya.

Uke merinci, sebanyak 156 penyintas Covid-19 &memerlukan darah plasma konvalesen dari golongan A. &Sedangkan untuk, golongan B ada 138 pasien.&

Selanjutnya golongan darah O ada 132 pasien, dan golongan darah AB ada 32 pasien.

Dalam satu hari, lanjut Uke, hanya terdapat paling banyak 20 orang yang mau mendonorkan darah plasma konvalesen.

Dari 20 pendonor tersebut bisa dihasilkan sekitar 50 labu darah plasma konvalesen.

Rata-rata per pendonor diambil 600 cc darah yang kemudian diolah dengan alat apheresis, sehingga menghasilkan sekitar dua sampai tiga labu

Ia juga menerangkan, sejak Januari sampai Juni 2021 PMI Kota Bandung telah menditribusikan 3.453 labu darah plasma konvalesen.

Pihaknya memberikan prioritas untuk penyintas Covid-19 yang bergejala berat dan kritis.

Peningkatan permintaan darah plasma konvalesen terus terjadi setelah Lebaran 2021 yang menyebabkan antrean permintaan.

"Sampai sekarang antrean permintaan mencapai 458 pasien. Tambahan per hari 30 sampai 34 pasien . Tetapi stok tidak ada," sambungnya.

&

&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post