Fakta-Fakta Ikan Buntal yang Perlu Anda Ketahui

LIMAPAGI - Sejumlah warga di desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka NTT kabarnya mengalami keracunan ikan buntal. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat perlu waspada saat mengonsumsi ikan, terutama ikan yang memiliki racun yang berbahaya.

Seberapa bahaya ikan buntal? Apakah memiliki bisa atau racun yang mematikan? Berikut fakta-fakta ikan buntal yang Limapagi.id kutip dari situs Britannica.

Ikan buntal atau biasa disebut puffer salah satu dari sekitar 90 spesies ikan dari keluarga Tetraodontidae. Ikan ini terkenal karena kemampuannya untuk dapat mengembang saat diganggu.

Ikan tersebut mampu mengembang dengan besar, sehingga berbentuk bulat. Puffers ditemukan di daerah hangat dan beriklim sedang di seluruh dunia, terutama di laut tetapi juga, dalam beberapa kasus, di air payau atau air tawar.

Mereka memiliki kulit yang keras, biasanya berduri yang membentuk struktur seperti paruh. Puffer terbesar tumbuh sekitar 90 sentimeter (3 kaki) panjangnya tetapi sebagian besar jauh lebih kecil.

Banyak dari spesies ikan ini yang beracun, bahkan dinilai sangat beracun (tetraodontoxin). Meski zat ini bisa menyebabkan kematian, puffer terkadang digunakan sebagai makanan.

Di Jepang, di mana ikan disebut fugu, mereka harus dibersihkan dengan hati-hati dan disiapkan oleh koki yang terlatih khusus. 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post