YouTube Tindak 120 Ribu Video yang Eksploitasi Anak di Bawah Umur

LIMAPAGI - Baru-baru ini YouTube dikabarkan menghapus 120 ribu lebih video yang menampilkan konten tak pantas atau konten yang mengeksploitasi anak di bawah umur.

Perusahaan penyedia layanan video itu melakukan penghapusan video di paruh pertama tahun ini. YouTube juga mencatat bahwa sebagian besar konten yang dihapus telah ditarik sebelum mencapai 10 penayangan, dikutip Antara.

Baca Juga: YouTube Hentikan Rewind Setelah Beroperasi Selama 10 Tahun

"Tidak ada masalah yang lebih penting daripada keselamatan dan kesejahteraan anak-anak kami secara online dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Anda untuk mengatasi tantangan ini," kata Leslie Miller, Wakil Presiden urusan pemerintahan dan kebijakan publik YouTube.

"YouTube telah berinvestasi secara ekstensif dalam teknologi pembelajaran mesin terkemuka di industri yang mengidentifikasi potensi bahaya dengan cepat dan dalam skala besar," lanjut Leslie.

Pada kuartal kedua tahun 2021, YouTube telah menghapus 1,87 juta video karena melanggar kebijakan keselamatan anak, di mana 85 persen dihapus sebelum ditonton 10 penayangan.

Secara keseluruhan di kuartal kedua, Violative View Rate (VVR) YouTube memperkirakan proporsi penayangan video dari konten yang melanggar Pedoman Komunitas situs yang tidak termasuk spam sebesar 0,19 persen hingga 0,21 persen.

Baca Juga: Berapa Banyak sih Pengguna YouTube di Seluruh Dunia?

Ini menunjukkan, setiap 10.000 penayangan di YouTube, 19-21 adalah penayangan semua konten yang melanggar.

Leslie menerangkan bahwa YouTube sudah lama memiliki kebijakan yang melarang konten yang membahayakan kesejahteraan emosional dan fisik anak di bawah umur.

Ahmad Luthfi
Ahmad Luthfi

An editor who focuses on news about technology.

As an editor at limapagi.id, Luthfi focuses on news related to gadgets, technology, games to science.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post