Mahfud MD Beberkan Tantangan 2022, Salah Satunya UU Cipta Kerja

LIMAPAGI - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD membeberkan tantangan yang akan dihadapi jajaran kementeriannya pada tahun 2022. Salah satunya penyempurnaan UU Cipta Kerja.

“Pemerintah juga akan terus mencermati keputusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Cipta Kerja, di mana pemerintah bersama unsur masyarakat akan menyempurnakan UU Cipta Kerja tersebut,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis, 13 Januari 2022.

Baca Juga: Airlangga Gelar Pertemuan Tertutup dengan Khofifah, Bahas Pilpres 2024?

Mahfud melanjutkan tantangan yang patut dicermati terkait isu-isu berkaitan Papua. Pemerintah, lanjut dia, tetap fokus memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki, baik personel, aparat, maupun keuangan, untuk secara kolaboratif dan komprehensif membangun kesejahteraan masyarakat Papua.

“Terkait isu-isu Papua, pemerintah terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan dengan pendekatan kesejahteraan, sesuai amanat INPRES No. 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, dan UU No. 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua," tuturnya.

Baca Juga: Anjing Liar Bahayakan MotoGP Indonesia 2022, Apa Langkah Menparekraf?

Dia mengatakan, agenda penting lainnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah Pelaksanaan Pilkada dan Pemilu (Pilpres dan Pileg) serentak pada tahun 2024. "Sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 10 tahun 2016 perlu dipersiapkan yang baik dan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait,” kata Mahfud

Mahfud juga mengingatkan tantangan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah 11 kali berturut-turut diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Untuk itulah, Kemenko Polhukam harus senantiasa tanggap, siaga dan terus menerus meningkatkan perhatian dalam mengawal stabilitas di bidang politik, hukum dan keamanan," tandasnya.

KABAR LAINNYA