OJK Beberkan Cara Efektif Hindari Jeratan Pinjol Ilegal

LIMAPAGI - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tips kepada masyarakat untuk menghindari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, serta memberikan kepastian agar masyarakat dapat memahami ciri-ciri pinjol yang tidak terdaftar secara resmi di OJK.

Seperti dikutip dari laman OJK.go.id pada Selasa, 29 Juni 2021, masyarakat diminta untuk tidak menghubungi kontak yang biasa tertera pada program penawaran pinjol ilegal yang tersebar melalui SMS atau WA.

"Jangan tergoda penawaran pinjol ilegal melalui SMS/WA yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan," tulis OJK.

Kemudian, masyarakat diminta untuk menghapus atau memblokir secara permanen jika menerima penawaran dari pinjol ilegal. Tahap selanjutnya, melakukan pengecekan legalitas terhadap perusahaan pemberi pinjaman sebelum melakukan pinjaman.

Selanjutnya, OJK mengimbau agar masyarakat dapat menyesuaikan pinjaman sesuai dengan kemampuan melunasi yang dimiliki masing-masing individu.

Sementara itu, untuk ciri-ciri pinjol atau rentenir online yang dimaksud oleh OJK, kriterianya yaitu, tidak terdaftar atau berizin di OJK, penawaran menggunakan sarana SMS atau WA, bunga dan denda tinggi mencapai 1 hingga 4 persen per hari.

Berikutnya, terdapat biaya tambahan lainnya yang tinggi sebesar 40 persen dari nilai pinjaman, jangka waktu pelunasan singkat tidak sesuai dengan kesepakatan, meminta akses data pribadi seperti kontak, foto, video, lokasi, dan sejumlah data pribadi lainnya yang digunakan untuk meneror peminjam jika terjadi gagal bayar.

Lalu, melakukan penagihan tidak beretika berupa teror, intimidasi, dan pelecehan, serta tidak memiliki layanan pengaduan dan identitas kantor yang jelas.

Berangkat dari persoalan tersebut, OJK meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap penawaran pinjul ilegal. Di sisi lain OJK akan terus melakukan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan pinjol legal yang melakukan penagihan secara tidak beretika.

"OJK menghimbau masyarakat hanya menggunakan pinjaman online resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke Kontak 157/ WhatsApp 081157157157," tulis OJK.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post