Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Tengah Jalan Kota Makassar

LIMAPAGI - Sesosok pria ditemukan tewas dan tergeletak bersimbah darah di tengah jalan di bilangan Jalan Veteran Utara, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin 18 Oktober 2021 malam. Mayat diduga korban pembunuhan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pria yang tak diketahui identitasnya ini tergeletak di tengah jalan. Dia mengenakan hoodie berwarna merah. Sejumlah luka terbuka di sekujur tubuhnya hingga darah berceceran di jalanan.

Baca Juga: Dikira Boneka, Bocah 11 Tahun di Makassar Bawa Pulang Mayat Bayi ke Rumahnya

Adanya mayat terkapar di jalan, membuat warga hingga pengguna jalan heboh. Mereka penasaran dan menjadikan mayat tersebut seakan tontonan.

Kepolisian yang mengetahui peristiwa ini langsung ke lokasi kejadian. Petugas memasang garis polisi, bermaksud agar masyarakat tidak mendekati mayat.

"Benar, ada penemuan mayat bersimbah darah di jalanan," kata Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Iqbal Usman kepada Limapagi.

Kuat dugaan pria tersebut dibunuh oleh orang tak dikenal. Polisi pun mengevakuasi mayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Identitas korban

Identitas pria yang ditemukan tewas tersebut akhirnya terungkap. Dia adalah warga yang tercatat tinggal di Kabupaten Jeneponto, bernama Anto.

Anto sebelumnya ditemukan tewas sekitar pukul 22.00 WITA. Dia diduga merupakan korban pembunuhan. Di tubuhnya ditemukan sejumlah luka tusukan benda tajam.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKP Jufri Natsir menyebut korban berusia 48 tahun. Dia adalah warga asal Jeneponto, tetapi berdomisili di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, Sulsel.

"Korban bernama Anto. dia kesehariannya sebagai wiraswasta," kata Jufri Natsir saat ditemui di Mapolsek Bontoala, Selasa 19 Oktober 2021.

Jufri menerangkan, korban tewas karena menjadi korban pembunuhan. Dia dianiaya dengan cara ditusuk senjata tajam badik di sekujur tubuhnya secara membabi buta.

Baca Juga: Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan Digilas Truk Muatan Pasir di Makassar

"Korban ditusuk badik di perutnya hingga berulang kali. Korban meninggal di lokasi kejadian," jelasnya.

Terduga pelaku, lanjut Natsir, diperkirakan lebih dari satu orang. Terhadap mereka sementara dilakukan pengejaran oleh kepolisian.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post