Honorer 57 Tahun Gagal Tes PPPK, Surat Terbuka untuk Nadiem Makarim Viral

LIMAPAGI - Viral surat terbuka untuk Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim yang ditulis seorang pengawas di ruang tes PPPK Guru.

Dalam surat tersebut, sang pengawas yang bernama Novi Khassifa merasa prihatin pada seorang bapak berusia 57 tahun yang masih mengikuti tes tersebut.

Guru honorer itu diketahui melakukan tes di Tulungagung, Jawa Timur untuk menjadi guru PPPK.

"Yang terhormat, Mas menteri Nadiem Makarim. Tak adakah rasa ngilu di dalam dada mas menteri melihat sepatu tua yang lusuh ini?" tulis Novi dalam pembukaan suratnya.

Novi lalu mengungkapkan jika selama bertahun-tahun bapak tersebut setia mendidik muridnya meski dengan gaji di bawah lima ratus ribu rupiah.

Tahun ini menjadi harapan baru bagi beliau untuk mendapat hidup yang layak melalui program PPPK. Namun sayang tes teori itu dinilai terlalu menyulitkan sang guru hingga akhirnya gagal dalam ujian tersebut.

"Soal-soal yang mas menteri berikan hanya teori belaka saja. Tak sebanding dengan praktik pengabdian berpuluh-puluh tahun lamanya. Soal-soal yang membuat beliau terseok-seok ketika memegang mouse dan membuat kepalanya pening. Akhirnya, PASSING GRADE pun tak diraih," tulis perempuan itu.

Meski beliau tidak ahli dalam teknologi namun selama ini ia telah membuat anak didiknya dapat membaca dan berhitung.

Melalui surat itu Novi meminta pada sang Menteri agar tidak mempersulit proses seleksi pada guru honorer tersebut. Agar ia dapat merasakan kehidupan yang lebih layak di masa tuanya.

"Beliau mempunyai andil yang besar dalam membangun negeri tercinta ini. Sudi kiranya mas menteri memberikan keringanan untuk melihat beliau bisa menikmati masa tua dengan sepatu dan kehidupan yang layak," tulis Novi.

"Tak usah diperumit. Jika tidak ada kebijakan untuk mengangkat derajat mereka, setidaknya di surga besok sepatu ini akan menjadi saksi bahwa ilmu yang beliau ajarkan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan umat," lanjutnya.

Surat terbuka itu salah satunya diunggah akun Instagram @berita_gosip pada Kamis, 16 September 2021. 

Ramai warganet ikut prihatin dengan kisah guru honorer tersebut. Mereka memberi beragam tanggapan di kolom komentar.

"Semangat bapak, sehat selalu, rejeki berlimpah. Aamiin," tulis @tarry_adja.

"Merindingnya sampai sini. Masya Allah ikut nangis. Semoga rezeki pak guru itu selalu berlimpah aamiin allahuma aamiin," balas @putrimuliaa.

"Ya Allah semoga pak menteri yg terhormar kiranya berbaik hati mendengar dan membaca surat ini," harap @adhitamelyanty.


 

Reka Kumara
Reka Kumara

A reporter who focuses on entertainment and lifestyle, such as writing articles related to general facts, viral news, movies and celebrities.

 Education background: Medan Area University, Bachelor of Communication Science.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.