Sitya Giona Nur Alam Sang Pendobrak Stigma

LIMAPAGI - Perempuan saat ini masih dianggap sebelah mata dalam pembangunan masyarakat, ekonomi, bangsa dan negara. Stigma perempuan hanya bertugas mengurus rumah tangga masih tertanam meski sudah ramai digaungkan emansipasi wanita.

Stigma itu ingin dihapus Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Garnita Malahayati Partai NasDem Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sitya Giona Nur Alam.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi yang sangat besar. Bahkan, perempuan bisa menjadi sosok strategis dalam pembangunan.

Baca Juga: Tina Nur Alam: Politisi yang Berkarakter Kerakyatan

"Hapus stigma lama, karena perempuan bisa berbuat lebih dari itu," ujar Giona, beberapa waktu lalu.

Wajar bila akhirnya Giona berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Satu di antaranya adalah partisipasi perempuan dalam kontestasi politik.

Bagi putri dari Anggota Komisi X DPR RI Tina Nur Alam tersebut, sudah saatnya kaum perempuan ikut berperan dalam kebijakan politik, apalagi kebijakan yang juga menyasar perempuan.

"Agar perspektif arah kebijakan yang dicanangkan tepat sasaran," katanya.

Dia tak menampik, saat ini kepentingan perempuan kurang terakomodasi. Kebijakan yang diberlakukan saat ini menempatkan perempuan sebagai second person.

Hal ini disebabkan rendahnya partisipasi perempuan dalam politik, kata kakak Ketua dari Ketua DPP AMPI Sultra, Radhan Nur Alam, tersebut.

"Karenanya saya berkomitmen untuk memperjuangkan kaum perempuan agar diberi ruang yang optimal dalam sistem politik," tutur Giona Nur Alam.

KABAR LAINNYA