Jakarta – Beberapa jam setelah batas akhir pemungutan suara, beberapa lembaga survey merilis quick count hasil Pemilu. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengaku sudah mengetahui pasangan capres-cawapres mana yang diklaim memenangi Pemilu. Namun sebagai pelaku usaha, ia akan berpegang pada hasil final yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami mencermati beberapa hasil quick count beserta keabsahan metodologi kajian penghitungan yang telah dilakukan oleh berbagai lembaga survei yang menempatkan hasil sementara. Meskipun demikian, dunia usaha akan tetap berpedoman terhadap hasil keputusan KPU secara resmi dalam satu bulan mendatang,” ungkap Sarman.
Dilansir dari Liputan6.com, Sarman tidak memusingkan apakah Pemilu akan berlangsung satu atau dua putaran. Justru proses transisi kepemimpinan yang lebih penting diperhatikan, karena akan berpengaruh langsung pada iklim usaha di Indonesia.
“Terlepas dari dinamika putaran pemilu yang beredar, kami berharap proses transisi kepemimpinan nanti berlangsung kondusif hingga Oktober nanti. Sehingga memberikan ketenangan bagi dunia usaha an industri, serta investasi baik tingkat nasional maupun daerah,” jelasnya.urainya.
Di sisi lain, ia juga berharap adanya upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Semisal dengan memberi stimulus guna meningkatkan daya beli masyarakat serta memberi kemudahan pengusaha untuk melakukan ekspor.
“Sebagai mitra strategis pemerintah dalam perekonomian, kami berharap berbagai inisiatif yang turut mendorong geliat dunia usaha serta meningkatkan konsumsi domestik serta daya beli masyarakat, dan mendorong peningkatan ekspor serta kemudahannya menjadi salah satu prioritas,” pungkasnya.


