Doha – Qatar sukses meraih tiket ke fase gugur setelah dua kali menang di laga awal Piala Asia. Akankah langkah itu diikuti Australia? The Sooceroos di Grup B sudah punya bekal nilai tiga hasil menang 2-0 melawan India. Pada pukul 18.30 WIB hari ini, pasukan Graham Arnold menghadapi Suriah di Jassim Bin Hamad Stadium.
Suriah ada di peringkat ke-91 FIFA, dilatih Hector Cuper (Argentina), mengandalkan pemain macam Ibrahim Alma (Tishreen), Omar Khribin (Al Wahda), Ezequiel Ham (naturalisasi Argentina, Independiente). Di pertandingan sebelumnya, Suriah hanya mampu bermain 0-0 melawan Uzbekistan.
Sementara itu, Australia, penghuni peringkay 25 FIFA dibesut Graham Arnold dengan pemain menonjol macam Mathew Ryan (AZ Alkmaar), Mitchell Duke, (Machida Zelvia J1), Harry Souttar (Leicester). Dua gol lawan India dicetak Jackson Irvine dan Jordan Bos.
Laga kedua hari ini juga di Grup B. India menghadapi Uzbekistan di Ahmed bin Ali Stadium. India baru saja dibekap Australia 0-2, sementara Uzbek hanya mampu bermain 0-0 melawan Suriah.
Dialtih Igor Stimac (Kroasia), India yang menghuni peringkat 102 FIFA punya pemain hebat seperti Manvir Singh (Mohun Bagan SG), Ishan Pandita (Kerala Blasters), dan Sunil Chhetri (Bengaluru FC). Sementara Uzbekistan di peringkat ke-68 dunia dilatih Srečko Katanec (Slovenia) diperkuat Abduvohid Nematov (FC Nasaf), Igor Sergeev (Pathum United), Jaloliddin Masharipov (Panserraikos).
“Pertandingan akan sangat berbeda. India memainkan gaya sepak bola yang sangat terorganisir dan agresif. Kami harus bekerja keras untuk menemukan ruang. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami tetapi kami harus bersabar dalam 90 menit tersebut untuk menemukan peluang,” kata Katanec
Memasuki Jumat jam 00.30 WIB, Palestina berhadapan dengan Uni Emirat Arab. Palestina sebelumnya dihajar Iran 1-4, sementara Uni Emirat baru saja menghajar Hong Kong 3-1. Palestina ada di ranking 99 FIFA diarsiteki Makram Daboub (Tunisia) dengan pemain seperti Mohammed Saleh (Sabah), Mahmoud Wadi (Al Arab), dan Rami Hamadi (Jabar Al Mukaber).
Sementara Uni Emirat di peringkat ke-64 dunia dilatih eks coach Cristiano Ronaldo, Paulo Bento dan pemain-pemain level dunia macam Ali Mabkhout (Al Jazira), Ali Khaseif (Al Jazira), Ali Salmeen (Al Wasl). Sultan Adill Alamiri, Zayed Sultan, dan Yahya Al Ghassani menjadi tiga pencetak gol kala melumat Hong Kong.
Bento tegas mengaku tidak meremehkan Palestina. “Mereka kuat dalam aspek fisik dengan beberapa pemain yang kuat dalam duel udara,” kata pelatih asal Portugal itu.
“Mereka tim yang bermain menyerang, lebih sering dengan permainan langsung dengan beberapa proses yang mirip seperti lawan kami sebelumnya. Jadi kami harus waspada dan fokus untuk mengendalikan momen terbaik mereka dan tentu saja mencoba mengendalikan permainan sesuai dengan karakteristik kami. Ambisi kami adalah untuk menang dan meraih enam poin,” tegas Bento.


