Jakarta – Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyebut mantan kader PPP yang mendukung pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming merupakan gerombolan penyusup.
“Sejumlah kader yang mengklaim sebagai “Pejuang PPP” itu telah dipecat dan dicabut keanggotaannya. Mereka tidak memahami partai politik dan PPP,” kata Mardiono usai rapat konsolidasi Tim Pemenangan Ganjar (TPN) Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Jakarta Pusat.
Bahkan, kata Mardiono, dirinya yang sudah mengabdi di partai selama 26 tahun, tidak pernah menobatkan diri sebagai pejuang. Diketahui, mantan kader PPP tersebut menamakan dirinya sebagai Pejuang PPP.
“Mereka yang baru bergabung selama 7 bulan mengklaim sebagai “Pejuang PPP.” Saya ini mengabdi di PPP sudah 26 tahun. Dan, hari ini saya diberi amanah dan tidak pernah menobatkan diri sebagai pejuang,” jelasnya.
“Bagaimana mungkin seseorang yang baru 7 bulan, membaca AD/ART tidak, tapi mengklaim sebagai pejuang,” sambungnya.
Mardiono mengatakan mantan kader tersebut telah ditindak. Dia menyebut tindakan itu sebagai bentuk penyusupan.
“Saya sebut ini sebagai penyusupan. Alhamdulilah, Allah sayang kepada PPP dan menunjukkan lebih cepat orang-orang ini,” tuturnya.


